Dirasah Kitab Turats

Keberadaan Ma’had Al-Jami’ah IAIN Pekalongan merupakan penyempurna sistem yang sinergis antara intelektualitas, emosionalitas dan spritualitas. Ma’had Al-Jami’ah sebagai academic spere disamping sebagai pondasi yang memperkokoh suasana akademik diharapkan berperan dalam proses pembentukan sumber daya manusia unggul berkepribadian islami. Ma’had juga befungsi sebagai solusi pencerah bagi mahasiswa yang masuk ke IAIN Pekalongan, baik dari sisi kemampuan membaca Al-Qur’an, maupun kemampuan penguasaan kitab turats.

Permasalahannya mahasiswa yang masuk ke IAIN Pekalongan berasal dari berbagai latar belakang keilmuan. Mereka ada yang berasal dari madrasah aliyah, pondok pesantren, SMK dan SMA yang kemampuan dalam membaca dan menulis al-Qur’an dari masing-masing individu tidak sama. Di antara mereka ada yang sudah bisa membaca al-Qur’an bahkan sudah lancar, akan tetapi sebagian yang lain belum bisa membaca al-Qur’an dengan baik dan benar sesuai dengan ilmu tajwid. Padahal di IAIN Pekalongan para mahasiswa dituntut untuk menggunakan referensi-referensi yang berbahasa arab (kitab turats).

Dari sinilah IAIN Pekalongan mencoba mengelaborasi beberapa program yang telah ada dengan Ma’had al-Jami’ah sebagai unit pelaksana pembinaan mahasiswa dalam pengembangan ilmu-ilmu keislaman.Kegiatan pembinaan tersebut berupa Dirasah Kitab Turats berbasis prodi sebagai langkah untuk meningkatkan kompetensi keilmuan mahasiswa.

Tujuan yang hendak dicapai dalam kegiatan Dirasah Kitab Turats ini adalah sebagai berikut:

  1. Agar mahasiswa mampu memahami cara membaca kitab turats dan mengartikannya
  2. Agar mahasiswa mampu memahami isi kitab turats dan mempraktekannya dalam kehidupan sehari-hari
  3. Agar mahasiswa bisa memahami literatur-literatur perkuliahan yang berbahasa Arab

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *