TA’LIM MUTA’ALIM

Mahasiswa IAIN Pekalongan yang mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau Beasiswa Bidikmisi diharapkan memiliki kompetensi selain Akademik juga Dasar Ilmu Keislaman yang kuat menjadi pembeda dari mahasiswa umumnya.Salah satu permasalahannya adalah latarbelakang pendidikan mahasiswa yang mendapat KIP berbeda-beda sehingga tidak mudah dalam memberikan dasar ilmu keislaman. Ma`had al-Jami`ah IAIN Pekalongan belum memiliki Asrama sendiri sehingga permasalahan tersebut disiasati dengan melakukan kerja sama antara Ma`had al-Jami`ah IAIN Pekalongan dengan Pondok Pesantren (nantinya disebut dengan Pondok Pesantren Mitra) yang berada disekitar kampus. Mahasiswa penerima KIP diwajibkan mondok di Pesantren Mitra guna untuk mengikuti ta`lim muta`alim di Pondok Pesantren Mitra. Hal tersebut dirasa sangat penting menimbang mahasiswa penerima KIP yang berlatarbelakang pendidikan umum (SMA dan SMK) dan pendidikan swasta (MA) dapat di-gembleng secara intens dasar ilmu-ilmu keislaman melalui ta`lim muta`alim Pondok Pesantren Mitra dengan tidak mengesampingkan tugas akademiknya di IAIN Pekalongan.

Adapun tujuan dari program ta`lim muta`alim Pondok Pesantren Mitra ini adalah:

  1. Mahasiswa KIP mengenal dan bisa membaca kitab kuning melalui ta`lim muta`alim Pondok Pesantren Mitra sebagai tradisi kajian ilmu keislaman yang bersanad
  2. Mahasiswa KIP memahami dasar ilmu keislaman langsung dari kitab kuning melalui ta`lim muta`alim Pondok Pesantren Mitra sesuai kurikulum yang sudah ditentukan.